Rabu, 17 Juli 2013

LAPORAN PKL DI DINAS KESEHATAN KARAWANG



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Manusia memperoleh air yang diperlukan untuk minum, memasak, mandi dan mencuci dari air hujan, air yang menggenang di permukaan tanah seperti waduk, kubangan, atau dari sungai, sumber dan sumur. Air sebagai air minum yang kita konsumsi sehari-hari bisa berasal dari bermacam-macam sumber. Masing-masing sumber air minum tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Kebutuhan akan air minum semakin hari semakin meningkat, sehingga masyarakat tidak hanya mengkonsumsi air minum yang dimasak atau yang direbus terlebih dahulu. Melihat dari segi waktu dan kepraktisan, kebanyakan orang lebih memilih untuk mengkonsumsi air minum isi ulang. Air minum isi ulang ini harganya lebih murah dibanding air minum kemasan, tetapi kualitasnya masih perlu dipertanyakan (Hartanto, 2007)
 Syarat-syarat air minum yaitu syarat fisis yaitu air minum harus jernih, tidak berbau, tidak berwarna, tidak ada rasa, segar oleh oksigen. Syarat kimia adalah tidak boleh ada zat-zat kimia yang merugikan tubuh, merugikan dalam pengaliran pipa-pipa dan dalam penggunaan sehari-hari untuk mandi, mencuci, memasak dan lain-lain.

Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), kurang lebih sepertiga penduduk dunia menderita berbagai penyakit yang ditularkan melalui air minum yang terkontaminasi oleh mikroorganisme. Setiap tahun sekitar 13 juta orang meninggal akibat infeksi yang berasal dari air minum, 2 juta diantaranya adalah bayi dan anak-anak. Mengkonsumsi air yang terkontaminasi oleh mikroorganisme patogen, baik air minum atau air yang ditambahkan ke dalam makanan, dapat menimbulkan berbagai penyakit (Hartanto, 2007).
Untuk meminimalisasi penyakit yang ditimbulkan yang berasal dari air minum salah satunya adalah dengan cara pengecekan air minum secara berkala. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengetahui kualitas air minum yang dikonsumsi oleh masyarakat. Pengolahan air minum yang secara besar-besaran tentu akan menimbulkan banyak masalah, salah satunya adalah higienitas atau kualitas air itu sendiri. Penulis tertarik untuk meneliti tentang kualitas/higienitas air minum yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan air minum yang jika air tersebut tidak higien yang akan menanggung penyakit bukan saja karyawan perusahaan melainkan masyarakat sekitar yang air minumnya disuplai dari perusahaan.






1.2  Tujuan Praktek Kerja Lapangan
1.2.1 Tujuan umum
1.      Meningkatkan wawasan dalam berbagai aspek yang terkait dengan biologi dalam  arti luas
2.      Meningkatkan pemahaman akan berbagai ilmu dalam bidang biologi dan implementasinya dilapangan
3.      Memberikan pengalaman dan meningkatkan keterampilan dalam penerapan biologi di perusahaan swasta maupun pemerintah
4.      Meningkatkan tali silaturrahmi antara perguruan tinggi dengan UPTD Laboratorium kesehatan Kab. Karawang

1.2.2        Tujuan Khusus
Untuk mengetahui higienitas air minum yang diproduksi perusahaan-perusahaan di Kabupaten Karawang, yang  dilaksanakan di LABKESDA Karawang.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar